Senin, 07 Juni 2010

APAKAH IMAN YANG SEMPURNA ITU?



Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. (QS Al-Mu'minun, 23: 61)

Kata sifat kamil dalam bahasa Arab berarti sempurna, murni, dan lengkap. “Iman yang sempurna” (kamil iman) yang dibahas buku ini mewakili tingkat tertinggi kedewasaan dan kedalaman iman yang dapat dicapai seseorang. Namun, bagaimana iman seorang mukmin tumbuh matang dan menjadi sempurna?

“Beriman kepada Allah” adalah meresapi bahwa Allah Ialah Pencipta dan Pemilik tunggal segala sesuatu dan bahwa Dia satu-satunya Pengadil. Itulah kepasrahan seseorang kepada Allah pada setiap saat kehidupannya; itulah menyadari bahwa manusia membutuhkanNya, bahwa Allah kaya tanpa membutuhkan, dan bahwa Dia menciptakan semua makhluk menurut suatu takdir tertentu.

“Kepasrahan kepada Allah” menjadi mungkin hanya lewat memiliki ketakutan besar kepada Allah, terikat erat kepadaNya dan mencintaiNya melebihi apa pun atau siapa pun. Orang yang memasrah diri kepada Allah, dalam pengertian yang sesungguhnya, mengangkat hanya Allah sebagai sahabat karibnya. Sepanjang hidup ia mengetahui bahwa tiap kejadian yang ditemuinya terjadi atas kehendak Allah dan bahwa di balik setiap kejadian itu, ada maksud-maksud ilahiah tertentu. Karena alasan ini, tidak pernah ia menyeleweng dari sikap pasrahnya dan selalu ia tetap taat dan bersyukur kepada Allah.

Untuk meraih iman yang sempurna, orang perlu taat sebenar-benarnya mengikuti perintah-perintah Qur'an, wahyu Allah lewat mana Dia memperkenalkan diriNya dan menyampaikan perintah kepada hamba-hambaNya. Karena alasan ini, mukmin memberikan perhatian sepenuh-penuhnya dalam mematuhi batasan-batasan Allah hingga hari ia wafat. Sepanjang hidup ia memperlihatkan sifat-sifat mukmin sejati tanpa lari dari kesabaran. Ketabahan yang ditunjukkan orang yang beriman sempurna dalam hidup dengan nilai-nilai Qur'an merupakan suatu sifat yang sangat penting dan khusus. Sebab, dengan sifat inilah orang yang beriman sempurna mengungguli orang-orang lain dalam upaya berbuat kebajikan. Qur'an juga merujuk ke mereka “yang lebih dahulu berbuat kebaikan” (QS Fathir, 35: 32) dalam upaya memperoleh rida Allah. Akan tetapi, Qur'an juga merujuk ke mereka yang tidak sepenuhnya hidup berdasarkan agama: “Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi…” (QS Al-Hajj, 22: 11)

Di sini tampak ciri khas iman yang sempurna. Mereka yang tidak memeluk keimanan sepenuh hati memuja Allah tepat di “tepi terpinggir”, sementara orang-orang beriman sempurna mengambil Qur'an sebagai panduan penting bagi diri di setiap saat kehidupan. Sementara mereka yang tidak tulus menuntut syarat-syarat tertentu demi menjaga keimanan, mereka yang beriman sempurna sungguh-sungguh tanpa syarat dalam ketaatannya. Kelompok pertama tetap mengabdi pada agama dan berpura-pura memperlihatkan nilai-nilai yang dipuji oleh Qur'an sepanjang mereka merasakan nikmat-nikmat yang dianugerahkan kepada mereka dan semua berjalan sesuai dengan keinginan mereka. Namun, kapan saja kehilangan nikmat atau musibah menimpa, mereka segera berpaling dari atau menunjukkan ketidaktaatan pada agama. Akan tetapi, orang yang beriman sempurna menunjukkan tekad yang tak tergoyahkan pada iman dan kesetiaan mereka. Daya pendorong dasar di balik tekad ini adalah “iman yang terjaga” mereka. “Iman yang terjaga” adalah pengakuan sebenar-benarnya keberadaan Allah dan hari kemudian dengan kearifan, hati dan nurani. Mukmin yang memiliki sifat bawaan ini dilukiskan dalam Qur'an sebagai “mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.” (QS Al-Baqarah, 2: 4)

Iman yang sempurna mewujud diri melalui terus-menerus memperhatikan nurani seseorang. Nurani adalah sifat kejiwaan yang membangkitkan sikap baik dan pikiran terpuji, dan membantu manusia berpikir lurus dan membedakan yang benar dari yang salah. Seorang yang beriman sempurna menyimak suara nuraninya dalam keadaan apa pun. Kecenderungan sedemikian memastikan akhlak dan sikap yang sejalan dengan Qur'an. Nabi Muhammad SAW menunjukkan pentingnya nurani dengan cara berikut:

Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW: Apakah iman itu? Beliau menjawab: Ketika perbuatan baik menjadi sumber kebahagiaan bagimu dan perbuatan jahat menjadi sumber kejijikan bagimu, maka engkau mukmin. Laki-laki itu lalu menanyai Rasulullah SAW: Apakah dosa itu? Untuk mana beliau menjawab: Ketika sesuatu mengganggu nuranimu, hentikanlah. (Ahmad)

Dari pilihan-pilihan yang dihadapinya, mukmin memilih sikap dengan mana, ia berharap, Allah akan rida. Ia tidak pernah menyerah kepada hawa nafsunya. Kesulitan-kesulitan yang dihadapinya selagi menunjukkan sikap mulia ini tidak membuatnya merasa kecewa. Ia tidak mengorbankan sikap yang paling patut karena dikuasai oleh keinginan sesaat dan hasrat nafsunya.

Sebuah contoh dari kehidupan sehari-hari akan membuat jelas hal ini. Mari kita beranggapan bahwa sebuah pabrik besar sedang terbakar. Dikepung oleh musibah seperti itu, si pemilik pabrik dihadapkan kepada banyak pilihan. Ia bisa, misalnya, tinggal di dalam dan, dengan menggerakkan para pekerjanya, berjuang memadamkan api. Jalan lain adalah meninggalkan gedung dan menyelamatkan diri sendiri tanpa memberitahu para pekerjanya. Atau, ia bisa melakukan segalanya untuk menyelamatkan semua pekerja sambil memanggil dinas pemadam kebakaran.

Semua pilihan ini akan tampak beralasan dari sudut pandang yang berbeda-beda. Akan tetapi, nurani membimbing orang ini ke pilihan yang akan paling menyenangkan Allah. Iman yang sempurna adalah iman seseorang yang tanpa syarat menganggap bahwa sikap yang paling mulia adalah sikap yang dipandu oleh nuraninya, tanpa merasakan penyesalan atau kekecewaan sekecil apa pun.

Senin, 11 Januari 2010

Tips Agar Langgeng Dalam Hubungan



1. Utamakan kejujuran
Bila ada yang tidak kita sukai dari pasangan, lebih baik jujur. Kalau perlu bicarakan saat kita dan dia sedang berdua saja. Ada kemuntidakinan muncul rasa sakit sedikit, tapi enak belakangan hari. Misalnya anda tidak suka melihat kalau pasangan terlalu baik, mau mengantarkan semua teman cewe. Ya boleh saja, kita berterus terang, daripada saling sindir dan tidak nyaman dikemudian hari

2. Jadi diri sendiri
Jadi diri sendiri, paling baik. Tidak perlu mengubah diri kita menjadi orang lain. Misalnya, kita biasa mengenakan baju casual, jangan lalu berubah penampilan dengan tank top, rok mini hanya karena pasangan.

3. Tulus
Bila anda mencintai dia, kuncinya adalah tulus. Jangan berharap dia akan membalas dengan jumlah sama. Bila sudah menolong dia, jangan dihitung dan diungkit-ungkit

4. Terbuka
Jangan pernah berbohong soal teman-teman anda. Terbuka saja, selama ini anda dekat dengan siapa dan biasa menghabiskan waktu dimana. Selain pasangan tidak was-was, anda juga enak, tidak perlu sembunyi-sembunyi

5. Ingat untuk berkata “Maaf”
Maaf memang ada batasnya. Namun tidak ada salahnya juga anda selalu siapkan kata maaf.
Namanya juga manusia, pasti ada salah dan tidak sempurna.

6. Sesekali beri kejutan
Jangan segan kita memberi kejutan buat si dia. Misalnya, kita buatkan makanan kesukaannya atau bawakan sekotak coklat. Mmmmmm … pasangan pasti tambah care sama anda.

7. Care
Perhatian ! Pasti. Tidak perlu mengorbankan rupiah, tapi perhatian sekecil apapun bisa berguna. Misalnya, pasangan sakit. Coba cek, sudah makan atau belum, gimana kondisinya sudah membaik atau belum, pasti dia akan makin sayang pada anda

8. Dekat Keluarga
Selalu ingat bahwa menjalin hubungan, berarti kita juga wajib dekat dengan keluarganya Minimal, anda kenal dengan mereka. Sehingga, jika ada apa-apa, komunikasinya mudah. Andapun bisa mendapat dukungan dari mereka.

9. Jangan Posesif
Memang, tidak enak jika melihat pasangan kita akrab dengan banyak orang. Tapi tidak perlu sampai posesif, anda selalu memantau dia ada dimana, bersama siapa, dan sedang apa. Lama2 pasangan akan jengah diawasi seperti pesakitan.

10. Hargai Privacy
Meskipun kita dan pasangan terbuka, tidak semua hal bisa dibicarakan berdua. Hargai juga privacy dia. Apa yang perlu kita ketahui dan apa yang sebaiknya jangan kita campuri.

Jumat, 17 April 2009

IBU N MY FAMILY




Puisi
Ibuku
Ibuku Setiap Hari Menyayangiku
Aku Juga Sayang Sama Ibuku
Kukan Selalu Melindungimu
Dan Selalu Senang Melihatmu
Kukan Selalu Memdoakanmu
Kau Sudah Melahirkanku Oh Ibuku Aku Akan Berbakti Kepadamu

Oh Terima Kasih Ibuku

Minggu, 12 April 2009

cilacap kota kelahiran Ageng Rudiono









Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah. Luas wilayahnya sekitar 6,6% dari total wilayah Jawa Tengah. Begitu luasnya sehingga kabupaten ini memiliki dua kode telepon yaitu 0282 dan 0280.

Bagian utara adalah daerah perbukitan yang merupakan lanjutan dari Rangkaian Bogor di Jawa Barat, dengan puncaknya Gunung Pojoktiga (1.347meter), sedangkan bagian selatan merupakan dataran rendah. Kawasan hutan menutupi lahan Kabupaten Cilacap bagian utara, timur, dan selatan.

Di sebelah selatan terdapat Nusa Kambangan, yang memiliki Cagar Alam Nusakambangan. Bagian barat daya terdapat sebuah inlet yang dikenal dengan Segara Anakan. Ibukota kabupaten Cilacap berada di tepi pantai Samudra Hindia, dan wilayahnya juga meliputi bagian timur Pulau Nusa Kambangan.

Kenyataan bahwa sebagian penduduk Kabupaten Cilacap bertutur dalam bahasa Sunda, terutama di kecamatan-kecamatan yang berbatasan dengan Jawa Barat, seperti Dayeuhluhur, Wanareja, Kedungreja, Patimuan, Majenang, Cimanggu, dan Karangpucung, menunjukan bahwa pada masa lalu wilayah barat daerah ini adalah bagian dari wilayah Sunda. Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang menceriterakan perjalanan Prabu Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di pulau Jawa dan Bali pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627, batas Kerajaan Sunda di sebelah timur adalah sungai Cipamali (yang saat ini sering disebut sebagai kali Brebes) dan sungai Ciserayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.
BY ageng rudiono

KEINDAHAN KOTA KELAHIRANKU


Pulau Nusakambangan terletak di lepas pantai kota Cilacap. Luasnya lebih kurang 210 km persegi. Untuk mengunjungi pulau ini dapat menggunakan kapal ferry dari pelabuhan Wijayapura di Cilacap menuju pelabuhan Sodong di pulau Nusa Kambangan dengan jadwal 5 kali sehari.

Daya tarik wisata yang dapat dikunjungi di pulau ini antara lain : Pantai Permisan dengan daya tarik bentuk-bentuk batu-batu pantai yang artistik, goa-goa alam, hutan-hutan bakau dan tropis, benteng-benteng pendem untuk kepentingan operasi militer pada jaman Belanda, dll.

Pulau Nusakambangan terletak disebelah selatan dan berdampingan dengan kota Cilacap dengan luas pulau 210 km2 (panjang -/+ 36 km dan lebar -/+ 4-6 km). Secara administratif pemerintahan masuk dalam wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Cilacap. Sedangkang Kabupaten Daerah Tingkat II Cilacap itu sendiri merupakan salah satu kabupaten Daerah Tingkat II di Jawa Tengah yang terletak di pantai selatan bagian barat Propinsi Jawa Tengah, berbatasan dengan Propinsi Jawa Barat. Luas wilayahnya -/+ 2.142,57 km2 dengan ketinggian 0 - 1.146 meter diatas permukaan laut. Suhu udaranya berkisar antara minimal 23,6oC – 30,4oC. Sedangkan jumlah penduduknya mencapai -/+ 1,5 juta jiwa pada tahun 1992.

Benteng pendem berdekatan dengan pantai Teluk Penyu, terdapat Benteng bawah tanah yang dibangun oleh Belanda lebih kurang abad 19. Benteng ini dibangun sebagai tempat pertahanan militer tentara Belanda. Di dalam bangunan ini terdapat ruangan atau kamar yang dulu dipergunakan untuk markas prajurit militer Belanda.

KEINDAHAN KOTA KELAHIRANKU



Benteng pendem berdekatan dengan pantai Teluk Penyu, terdapat Benteng bawah tanah yang dibangun oleh Belanda lebih kurang abad 19. Benteng ini dibangun sebagai tempat pertahanan militer tentara Belanda. Di dalam bangunan ini terdapat ruangan atau kamar yang dulu dipergunakan untuk markas prajurit militer Belanda.

Kamis, 09 April 2009

Kata-kata ini ada dalam tangisanku

Ketika malam ne aku menatap,ketika aku menggeragakan jari jemari menorehkan goresan tinta dalam sendi kata hati yang aku utarakan dalam sebuah perenungan hening dan sunyinya malam ini,
aku berteriak, menangis,,siapa yang mau mengerti kata hatiku,aku ingin pergi jauh,.mengikuti semua panggilan jiwaku,aku g akan menatap siapapun,aku g akan bergerak menoreh orang2 yang aku sayangi tapi dibalik muka mereka telah menyakiti aku,
Aku akan berjalan kearah panggilan jiwaku,,menatapnya dengan penuh tetesan air mataku
merenungi setiap langkah,,jejak yang aku hapus tak kan kembali Aku lewati..
ya alloh..aku menangis berteteskan kesedihan,sebuah harapan untuk jalan yang terbaik untuk masa depanku,,aku berserah diri pada-Mu
siapakah yang mendengar,melihatku sekarang bertautan sedih yang selalu ada dibawah kata meneteskan air mataku. . .
Qmenunggu cahaya sepercik menyinari sebuah hatiku pedih. .aku menunggu sebuah semangat kata hati. .menggugah perasaan semangat dihari esok yang aku nanti. . .
menunggu seseorang yang selalu ada dlm harapanku. .ketika aku merenung,sedih,berduka,menangis all sadness she's make me happy. .the couples there i need. .Qlontarkan kata2ku disaat aku menangis..
by ageng rudiono